WHDI Wanita Hindu Dharma Indonesia Bekasi

WHDI

SEJARAH WANITA HINDU DHARMA INDONESIA

 

Pada tahun 70-an didirikan suatu organisasi wanita yang bergerak dalam bidang sosial kemasyarakatan dan keagamaan guna menampung aspirasi dan kreativitas. Pada tahun 1988 berdiri organisasi Wanita Hindu berskala nasional berpusat di Denpasar, Bali. Penandatanganan AD/ART 12 Februari 1988 dengan Ketua Umum Ny. I Gusti Ngurah Pinda dan Sekretaris Umum Ny. I Gusti Ketut Adia W. Selanjutnya, pada September tahun 2001 dilaksanakan Munas I di Jakarta terpilih Ketua Umum Ny. I Gusti Ayu Putera A., Sekretaris Umum Ny. Dra Ketut Suratmini, MBA. Pada Oktober tahun 2006 dilaksanakan Munas II kemudian terpilih Ketua Umum Ny. Ir. Rataya B Kentjanawathy S., Sekretaris Jenderal Ny. Wikanthi Yogie, S.Ag. Kemudian pada Mei 2009 dilaksanakan Rakernas WHDI Denpasar, Bali bertepatan Hari Jadi WHDI, 12 Februari. Pada bulan Oktober 2011 kembali diselenggarakan Munas III WHDI. Pada Munas IV WHDI, 19 November 2017 di Jakarta terpilih kembali Ny. Ir. Rataya B Kentjanawathy Suwisma sebagai Ketua Umum dan Ny. Wikanthi Yogie, S.Ag sebagai Sekretaris Jenderal .

VISI WANITA HINDU DHARMA INDONESIA

 

Terwujudnya wanita Hindu yang cerdas, mandiri dan berbudi pekerti luhur dengan budaya organisasi modern.

 

MISI WANITA HINDU DHARMA INDONESIA

 

1. Memposisikan citra WDHI sebagai organisasi sosial kemasyarakatan Agama Hindu.
2. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia wanita Hindu.
3. Menyempurnakan bentuk-bentuk kegiatan sesuai dengan tuntutan zaman.
4. Mengembangkan sikap positif dalam berkarya.

Galeri WHDI Bekasi

error: Content is protected !!